NYU Minta Penjelasan Polisi Shanghai Terkait Penahanan Sementara 9 Mahasiswanya

Universitas New York (NYU), Senin (22/3), mengatakan sedang mencari lebih banyak informasi dari pihak berwenang China setelah sembilan mahasiswa dari kampusnya di Shanghai sempat ditahan untuk sementara waktu di tempat yang tampaknya dikhususkan polisi bagi tersangka kasus narkoba.

Sebuah pernyataan dari universitas itu mengatakan dua mahasiswa ditahan sebagai bagian dari tindakan polisi di luar sebuah bar, sementara tujuh lainnya berada di pesta ulang tahun di sebuah apartemen di luar kampus pada 12 Maret ketika polisi tiba dan membawa semua yang hadir untuk menjalani tes narkoba.

“Tidak ada mahasiswa kami yang didapati menggunakan atau memiliki narkoba dan tidak ada yang ditangkap, ” kata NYU Shanghai dalam sebuah pernyataannya. China menampung sejumlah besar mahasiswa asing, yang jumlahnya meningkat seiring  dibukanya kampus-kampus satelit oleh universitas-universitas Inggris dan Amerika.

“Bisa dimaklumi bahwa dibawa untuk menjalani tes, sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkoba, sangat menakutkan bagi para mahasiswa kami … Karena itu kami terus memberikan dukungan kepada para mahasiswa yang terdampak, ” kata pernyataan dari universitas itu sebagaimana yang dikirim kantor berita Associated Press, Senin (22/3).

Polisi yang tiba di pesta ulang tahun itu rupanya mencari individu tertentu tetapi tidak jelas siapa itu dan tidak ada yang ditangkap.

Dua mahasiswa NYU yang ditangkap di bar,  pada malam yang sama,  memberi tahu otoritas sekolah bahwa, setelah meninggalkan tempat tersebut, mereka didekati oleh seseorang yang mengenakan pakaian preman yang menunjukkan lencana yang tidak mereka kenali. Mereka sempat terlibat dalam keributan dan  keduanya ditahan dan menderita luka ringan. Semua pengunjung bar serta stafnya, semuanya warga negara China, juga ditahan dan menjalani tes narkoba

Para mahasiswa, yang tidak disebutkan nama atau kewarganegaraannya, semuanya dibebaskan keesokan paginya setelah tes narkoba mereka menunjukkan hasil negatif, kata NYU.

“Kami saat ini mencari lebih banyak informasi dari otoritas kota untuk lebih memahami tindakan polisi akhir pekan lalu,” kata pernyataan universitas itu.

Tidak ada tanggapan segera atas permintaan komentar dari kepolisian Shanghai. Orang yang tertangkap menggunakan obat-obatan rekreasi seperti mariyuana dan kokain dapat dikurung selama berbulan-bulan atau lebih di China, sementara pedagangnya dapat dijatuhi hukuman mati. [ab/uh]