
Kerjasama dan solidaritas global adalah fenomena sejarah penting di dalam dunia yang menempatkan keterkaitan global (global interconnectedness) sebagai realitas utama dunia abad ke-21. Pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 telah menunjukkan bahwa pemerintah di berbagai belahan dunia tidak dapat melakukan sendiri langkah-langkah mengatasi ancaman pandemi. Kenyataan ini mengingatkan kembali arti penting kerjasama internasional seperti dilakukan oleh berbagai pemerintahan di dunia dalam upaya mengatasi krisis perubahan iklim dan pemanasan global, ancaman cybercrime dan proxy-war serta terorisme global. Pertanyaannya kemudian bagaimanakah perkembangan ini mempengaruhi sejarawan dalam pekerjaan mereka, baik dari segi metodologi, sumber kajian dan bentuk penulisan yang dikembangkan, termasuk bentuk pendidikan sejarah yang perlu dikembangkan?
Temukan jawaban-jawabannya dalam Konferensi Nasional Sejarah XI 2021. Dihadiri oleh 525 Panelis, 25 Pembahas, dan 8 sub-tema panel, KNS XI akan berlansung dari 8-11 November 2021.
Silahkan lihat informasi selengkapnya di konferensi.masyarakatsejarawan.or.id
Instagram: @sejarawanindonesia
Facebook: Masyarakat Sejarawan Indonesia
—
Ikuti informasi pendidikan dan kebudayaan melalui kanal berikut:
Laman: kemdikbud.go.id
Twitter: Kemdikbud_RI
Instagram: kemdikbud.ri
Facebook: kemdikbud.ri
YouTube: KEMENDIKBUD RI
—
Sampaikan pengaduan, saran, atau masukan melalui Unit Layanan Terpadu Kemendikbud di http://ult.kemdikbud.go.id/
